Rabu, 30 Juli 2008
Minggu, 27 Juli 2008
Ayah Ibad Ultah
Posted by
Keluarga-Ibad
at
19:30
|
Labels: ayah, special day
Cumiladut di Mom n Kiddie
Jumat, 25 Juli 2008
Kick Off Meeting
Kemarin rencananya bunda pengen pulang on time, giliran bunda beberes meja n matiin kompie eh si little babe datang nyamperin n bilangin kl ada miting internal SA dgn si babe.
ya kecewa dong secara pengen plg cpt n ngumpul n maen bareng Ibad.
yasud daripada ngeselin ya smbil nunggu babe datang yo wis kita ft2 dulu neh..n hasilnya..taraaaaa...
ket : atas (ki-ka) : ammang,anty,bunda & mbak tini
bawah (ki-Ka) : barun[g] & soulmate, luthfi n mas alan
eh hampir lupa, jilbab yg bunda pakai belinya
di toko online Ummi Sri umminya kakak nasywa & Naura.
Makasih ya ummi...
Posted by
Keluarga-Ibad
at
23:29
|
Labels: bunda, curhatnya bunda
Selasa, 22 Juli 2008
Ibad Cilik
Bunda ketemu juga foto anak bunda yg cakep ini. Fotonya diambil 15 menit setelah abang keluar dari perut bunda. abang lahir melalui proses SC secara plasenta abang menghalangi jalan lahir..
Senin, 21 Juli 2008
Kangen Bandung
Posted by
Keluarga-Ibad
at
20:04
|
Labels: bunda, curhatnya bunda, special day
Jumat, 18 Juli 2008
Bunda di Tabrak
Pas perjalanan menuju kantor pagi ini bunda dapat musibah neh
motor bunda di tabrak dari samping ma mobil padahal bunda dah super duper hati-hati neh
mana bunda juga jalannya lambat 40km/jam n dipinggir pula tetep aja yg namanya musibah ga bisa dihindarkan.
yang bikin bunda senewen orang2 yg lalu lalang ga ada satupun yg berenti nolongin bunda
padahal bunda dah terbaring di aspal untung aja bunda jatuhnya pas didepan kompleks tentara
yg kebetulan prajuritnya lagi ngumpul di depan kompleks ngerjain pagar n gerbang masuk ke kompleks.
nah kembali ke yang tabrak, dia tuh kekeuh nyalahin bunda padahal bunda juga ngerasa kl bunda benar dan itu juga diiyakan ma prajurit2 yg ngeliat kejadiannya..bunda jg malas bgt buat bdebat secara bunda kesakitan..bpk yg nabrak minta no HP bunda n bunda kasih aja..
ya Allah semoga dibalik semua kejadian ini ada kebaikan buat hamba.Amin..
Posted by
Keluarga-Ibad
at
19:57
|
Labels: bunda, curhatnya bunda
My First Award
Akhirnya bunda dapat award juga n ga tanggung-tanggung awardnya dari Bunda Nayla , Mama Kamis, 17 Juli 2008
SAKIT
Kemarin bunda ga ke kantor krn pas bangun tidur kok tiba-tiba haid bunda banyak yg keluar kayak orang pipis gitu..emang sih bulan lalu bunda ga haid tp bunda ga ngeh gitu, n rabu kemarin pas dikantor bunda tiba-tiba dapat "M" mana bunda ga ada persiapan n pakai celana putih pula cepet-cepet deh bunda tlp Icha nitip pembalut n pulangnya ga ada tanda apa-apa sampai pagi kemarin kok darah byk bgt yg keluar sampe bunda lemes. ntar sore bunda janjian ma dokter SPOGnya bunda tuk cek lagi..doain ya...
Posted by
Keluarga-Ibad
at
18:07
|
Labels: bunda, curhatnya bunda
Rabu, 16 Juli 2008
Selasa, 15 Juli 2008
Bunga
Posted by
Keluarga-Ibad
at
19:29
|
Labels: tanaman bunda
Jumat, 11 Juli 2008
Bunda & Wiken
Tadi siang pas istirahat bunda ma mbak tini n icha maksi ke MP a.k.a Mall Panakukang (wuih..keren nian hehe) rencananya kita mau nyobain tempat makan yg baru buka di situ namanya bumbu desa tp sebelum masuk ke MP ada pameran bunga..wow, mata bunda yg sipit jd melebar waktu liat tuh bunga yg mmm...tp giliran nanya harganya naudzubillah mahal banget 3 kali lipat dengan harga yg bunda beli minggu - minggu kemarin di pasar sentral padahal bunganya sama persis dgn yang bunda beli tp kok hargana mahal gitu ya...giliran mau pulang bunda ketemu ma bunga Sedap Malam, wah ini mah bunga yg bunda cari-cari ya udah meskipun mahal teteup bunda beli 4 biji secara udah lama nyarinya hehehe...bunganya bunda titipin dulu ma penjualnya secara berat banget mana bunda masih mau keliling MP mau nyari sepatu n baju masa sih bawa bunga yg berat kan bs merusak suasana shoppingnya hehe.
Akhirnya setelah mencari-cari bunda dapat juga bajunya (duh, kok ga ada sale ya...) bayarnya teteup 100%, sepatu bunda ga dapat tuh yg cucok akhirnya bunda beli jilbab aja yg hitam ma yg putih. abis belanja-belanji kita balik lagi ke bumbu dapur duh tetap aja harus ngantri mana kita antrian ke-4 wah bakalan lama neh..so, kita ber5 (bunda, mbak tini, icha, anti dan Pak Adi) akhirnya makan di food court aja..anti n pak adi ketemu pas di MP.
besok bunda harus ngantor krn ada email dari babe (big boss) di Jakarta kl sabtu wajib masuk kantor (duh ngurangin jatah maen ma ibad neh si babe) tp ambil sisi positifnya aja kan dihitung lembur (fulus lagi hehehe) padahal bunda dah rencanain kl sabtu bunda mau ngerapiin taman n tanaman yg minggu lalu udah bunda beli..mana bunda mau nyiapin buat acara hari minggu di rumah..teman-teman kantor n tetangga di kompleks yg lama nagih dibikinin tekwan..ya tpaksa besok pagi-pagi bunda ke pasar beli ikan n udang segar abis itu k kantor trus ngambil pesanan kue di Bread Talk, beli buah tuk es buah besok, trus pulang deh...
Selasa, 01 Juli 2008
Lunas Dengan Segelas Susu
Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup sebagai penjual asongan
dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanandari rumahberikutnya.
Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda
membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan,
ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar,
oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?"
Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun".
"Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran
untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan
berkata :" Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."
Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami
sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup
menganganinya.
Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis
yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan
pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit
seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.
Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumahsakit,
menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui siwanita itu.
Ia langsungmengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian
kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya
terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu.
Mulai hari itu, Ia selalu memberikanperhatian khususpada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnyadiperolehkemenangan.. .
Wanita itu sembuh !!. Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit
untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya
untuk persetujuan.
Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu padapojok atas lembar tagihan,
dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa
ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun
harus dicicil seumur hidupnya.
Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada
sesuatu yang menarik perhatuannya pada pojok atas lembar tagihantersebut.
Ia membaca tulisan yang berbunyi..
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.."
tertanda, DR Howard
Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa:
"Tuhan, terimakasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati
dan tangan manusia."
Posted by
Keluarga-Ibad
at
18:26
|
Labels: from my friend, nice story
PAKU
Anto memiliki tabiat yang kurang baik. Gampang marah, memaki, atau ngomel. Suatu hari ayahnya memberi sekantung paku seraya berpesan, setiap kali marah atau ngomel, ia harus menancapkan sebuah paku pada kayu pagar belakang rumah.
Hari pertama, Anto menancapkan 27 paku. Hari demi hari berikutnya ia mampu mengurangi jumlah paku yang mesti ditancapkan. Lama-lama ia sadar, ternyata lebih mudah mengendalikan emosinya daripada harus menancapkan paku. Ia melaporkan hal itu pada sang ayah. Setelah itu ayahnya menyarankan, mulai sekarang Anto diharuskan mencopot kembali satu paku setiap kali ia berhasil mengendalikan emosinya. Pada akhirnya anak muda itu berhasil mencopot semua paku yang tertancap pada kayu tersebut.
Sang ayah kemudian menggandeng Anto melihat pagar kayu. "Kau telah melakukan sesuatu yang baik anakku. Namun, lihatlah kayu besar ini sekarang berlubang-lubang, tidak mulus lagi. Inilah cermin hidup.
Setiap kemarahan, kegusaran, akan menimbulkan bekas luka di hati orang. Persis seperti bekas-bekas lubang paku pada kayu ini.
Betapapun kita berkali-kali minta maaf, luka itu masih ada"
Setiap kemarahan akan membuatmu menjadi lebih kecil, sementara memaafkan akan mendorongmu untuk berkembang jauh melebihi ukuranmu."
"Jadilah bambu. Jangan jadi pisang. Daunnya lebar membuat anaknya tidak kebagian sinar matahari.
Bambu lain rela telanjang asal anaknya, rebung, pakaiannya lengkap."
Posted by
Keluarga-Ibad
at
18:19
|
Labels: from my friend


















